Tiada yang harus dikhuatirkan dalam kematian. Ia adalah pintu yang setiap orang pasti akan memasukinya. Tetapi yang menjadi masalah serius adalah, apa yang telah terjadi setelah kematian? Apakah yang berupa taman dan sungai yang mengalir, dalam tempat yang dijanjikan Allah; ataukah berupa kesesatan dan api yang bergejolak?
Kalau kita mahu mencermati kematian, niscaya kita tahu bahawa ia adalah perkara yang besar. Ia adalah piala bergilir bagi setiap orang yang berdiam di suatu tempat, mahupun yang suka berkelana. Dengannya, seorang hamba keluar dari dunia menuju syurga atau neraka. Bagi orang-orang soleh, sangat rindu, ingin bertemu Rabb mereka. Menyiapkan bekal kematian, yang menjadi gerbang menuju ke akhirat. Mereka bahagia menyambut kematian, selagi kematian itu mendekatkan diri kepada Rabb mereka. Demi Allah itulah keberuntungan yang besar ketika dihadapkan pada Rabbul ‘Alamin, mereka bangga dengan cara kematian yang mereka alami. Wajah mereka putih dan darjat mereka tinggi. Orang-orang soleh menghadapi kematian dengan jiwa yang tenang. Tujuan mereka hanya satu; mati dalam keadaan diredhai Allah Azza Wajalla. Sebagaimana firmanNya:
Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah, dengan sebenarnya, dan jangan sampai kalian mati kecuali dalam keadaan Muslim.
Al-Baqarah:132
Al-Baqarah:132
No comments:
Post a Comment